* Buat ketiga karibku Kopi, Rokok & Kesunyian

Mengecupmu saban hari
Pagi, sore dan malam hari
Sungguh aku tak pernah berhenti

Belajar memintal dan mengenal arti keterpautan
Meski kata “cinta” tak pernah kita satukan
Sebagai ikrar paling suci
Ghalibnya para mempelai

Bagi kita, kenafian atas jarak
Telah membuktikan, betapa kita seperti sajak
Memberi keteduhan paling rimbun
Pada kemurungan paling rabun

Mendedah gairah pada aksara dan kata
Membuang gerah pada makna dan rasa
Kemudian kita ciptakan ranum stanza
Meski kata “cinta” tak pernah kita satukan
Karena di sana  masih ada “Cinta” yang
Musti kita rahasiakan.

Malang, 11 april 2005